Ketika desain dan pelaksanaan ditangani oleh pihak yang berbeda tanpa koordinasi yang erat, keputusan desain sering kali baru diuji kelayakannya — dari sisi biaya maupun constructability — setelah terlambat untuk diubah tanpa biaya tambahan. Design and build menyatukan kedua proses ini agar keputusan desain, biaya, dan pelaksanaan dievaluasi bersama sejak awal.
Masalah dan risiko yang sering muncul
Risiko khas pada proyek design and build
- Project brief yang tidak lengkap di awal proses
- Pengembangan desain berjalan tanpa pengecekan biaya secara berkala
- Keputusan desain penting terlambat diambil
- Desain yang sulit dilaksanakan secara konstruksi (constructability rendah)
- Perubahan setelah desain dianggap final (design freeze)
- Ketidakjelasan siapa yang bertanggung jawab menyetujui setiap tahap desain
Ruang lingkup pekerjaan
Ruang lingkup dapat mencakup:
Aktivitas yang dapat dicakup
- Penyusunan dan klarifikasi project brief
- Koordinasi proses desain
- Pengecekan kesesuaian desain dengan target biaya (cost alignment)
- Constructability review
- Pengendalian pengembangan desain (design development control)
- Pencatatan keputusan dan revisi desain
- Perencanaan pelaksanaan (build planning)
- Koordinasi eksekusi konstruksi
- Dokumentasi serah terima
Design and build tidak berarti seluruh spesialis desain otomatis termasuk, tidak berarti owner tidak perlu terlibat dalam keputusan, dan tidak menjamin persetujuan regulasi. Satu kontrak juga tidak secara otomatis berarti tidak akan ada perubahan pekerjaan sepanjang proyek.
Sistem pengendalian Arkavena
Pada design and build, penekanan pengendalian bergeser ke arah keputusan desain:
- Biaya dipantau sejak tahap desain melalui cost alignment, bukan baru diketahui setelah desain selesai.
- Risiko keputusan desain diidentifikasi lebih awal, termasuk risiko constructability.
- Jadwal mempertimbangkan waktu pengembangan desain sebagai bagian dari timeline keseluruhan, bukan tahap terpisah.
- Mutu dijaga melalui constructability review agar desain yang dihasilkan dapat dilaksanakan sesuai standar.
- Cashflow direncanakan mempertimbangkan tahap desain dan pelaksanaan yang berjalan berdekatan.
Proses dari konsultasi hingga serah terima
Tahapan layanan design and build
Konsultasi awal
Membahas gambaran kebutuhan dan tujuan proyek.
Penyusunan project brief
Merumuskan kebutuhan dan batasan proyek secara tertulis.
Pengembangan desain awal
Menyusun konsep desain sesuai brief yang disepakati.
Cost alignment
Mengecek kesesuaian desain dengan target biaya secara berkala.
Constructability review
Meninjau kelayakan pelaksanaan konstruksi dari desain yang dikembangkan.
Persetujuan desain dan ruang lingkup
Desain dan ruang lingkup pelaksanaan disepakati bersama owner.
Pelaksanaan konstruksi
Pekerjaan dilaksanakan mengacu pada desain yang telah disepakati.
Serah terima
Dokumentasi serah terima disusun sesuai kontrak.
Proyek yang cocok dan yang belum cocok
Layanan ini relevan untuk pemilik proyek yang ingin proses desain dan pelaksanaan berjalan terkoordinasi dalam satu alur kerja, terutama saat kejelasan biaya sejak tahap desain menjadi prioritas. Layanan ini mungkin kurang sesuai apabila Anda sudah memiliki desain final dari pihak lain dan hanya membutuhkan pelaksanaan — pada kondisi tersebut, layanan bangun rumah atau bangun bangunan komersial mungkin lebih relevan. Untuk kebutuhan desain sangat spesialis, Anda mungkin memerlukan konsultan tambahan di luar ruang lingkup standar.
Relevansi sektor
Layanan ini relevan lintas sektor residensial dan komersial, terutama pada proyek yang membutuhkan koordinasi desain-biaya yang erat. Halaman detail per sektor akan tersedia pada batch pengembangan berikutnya.
Studi proyek
Studi proyek untuk layanan design and build akan ditambahkan setelah data dan izin publikasi dari pemilik proyek selesai diverifikasi.
Panduan terkait
Panduan seputar proses desain dan koordinasi konstruksi dapat dibaca di pusat panduan Arkavena.

