Langsung ke konten utama
ARKAVENA Construction & Facility Care
Proses Kerja

Cara Kerja Arkavena

Dari konsultasi awal hingga serah terima, setiap tahap dirancang agar ruang lingkup, biaya, jadwal, dan keputusan penting tetap terdokumentasi.

Kamar tidur dengan skema warna cokelat dan penyimpanan built-in
Kamar tidur dengan skema warna cokelat dan penyimpanan built-in
Dokumen
Proses Kerja
Diperbarui
2026-07-28

Tahapan berikut menggambarkan alur kerja Arkavena secara umum. Cakupan dan urutan detail dapat mencakup penyesuaian tergantung ruang lingkup dan kontrak setiap proyek.

Tahapan delivery Arkavena

STEP 01

Konsultasi awal

Diskusi awal untuk memahami gambaran umum proyek, kebutuhan, dan ekspektasi pemilik proyek.

STEP 02

Identifikasi kebutuhan dan tujuan proyek

Kebutuhan fungsional, batasan, dan tujuan proyek dirumuskan bersama pemilik proyek.

STEP 03

Pengumpulan data dan peninjauan kondisi

Data lokasi, kondisi eksisting, dan dokumen yang tersedia dikumpulkan dan ditinjau.

STEP 04

Penetapan ruang lingkup

Ruang lingkup pekerjaan dirumuskan secara tertulis agar dapat menjadi acuan bersama.

STEP 05

Perencanaan biaya, jadwal, risiko, dan metode kerja

Rencana kerja disusun dapat mencakup estimasi biaya, jadwal, identifikasi risiko, dan metode pelaksanaan.

STEP 06

Persetujuan lingkup dan mekanisme kerja

Ruang lingkup dan mekanisme kerja disepakati sebelum pelaksanaan dimulai.

STEP 07

Pelaksanaan atau pendampingan proyek

Pekerjaan fisik dilaksanakan, atau Arkavena mendampingi pelaksanaan sesuai peran yang disepakati.

STEP 08

Monitoring biaya, mutu, jadwal, dan perubahan

Progres proyek dipantau secara berkala pada aspek biaya, mutu, jadwal, dan perubahan pekerjaan.

STEP 09

Pelaporan dan keputusan korektif

Hasil monitoring dilaporkan kepada pemilik proyek untuk mendukung keputusan korektif bila diperlukan.

STEP 10

Pemeriksaan akhir, handover, dan tindak lanjut

Pemeriksaan akhir dan serah terima dilakukan sesuai kontrak, dapat mencakup tindak lanjut pascaserah terima.

Data yang perlu disiapkan calon klien

Persiapan sebelum konsultasi

  • Gambaran umum jenis dan lokasi proyek
  • Dokumen kondisi eksisting bila tersedia (foto, gambar, sertifikat tanah)
  • Perkiraan kebutuhan ruang atau fungsi bangunan
  • Target waktu pelaksanaan bila sudah ada
  • Batasan anggaran awal bila sudah ada

Keputusan yang perlu disepakati sebelum mulai

Sebelum pelaksanaan dimulai, ruang lingkup pekerjaan, mekanisme pelaporan, dan cara penanganan perubahan pekerjaan perlu disepakati bersama. Hal ini membantu menghindari kesalahpahaman di tengah proyek.

Bagaimana perubahan pekerjaan ditangani

Perubahan pekerjaan yang muncul selama pelaksanaan didokumentasikan, dievaluasi dampaknya terhadap biaya dan jadwal, lalu dikonfirmasikan kepada pemilik proyek sebelum dilaksanakan.

Bagaimana pelaporan dilakukan

Pelaporan progres dapat mencakup status pekerjaan, penggunaan anggaran, dan catatan perubahan, disampaikan secara berkala sesuai mekanisme yang disepakati.

Perlu diketahui

Tahapan di atas adalah gambaran umum. Cakupan, urutan, dan format deliverables pada proyek Anda dapat mencakup penyesuaian sesuai kontrak yang disepakati.

Lihat cakupan layanan di halaman Layanan, atau langsung mulai diskusi melalui halaman Konsultasi Proyek.

LANGKAH BERIKUTNYA

Mulai dengan konsultasi awal

LANGKAH BERIKUTNYA

Mulai dari kondisi proyek Anda sekarang

Ceritakan tujuan, lokasi, dan kondisi awal proyek. Kami akan membantu menentukan percakapan dan langkah berikutnya yang relevan.